Pertanyaan Pintar Vs Pertanyaan Bodoh

Pernah gak dipikiranmu terbesit pertanyaan yang kayak gini :

” Kenapa ya kok gue bodoh ? ” , ” Kenapa ya kok gue miskin ? “, ” Kenapa ya kok gue gak ada yang suka “. “Mengapa gue bukan orang yang kaya ?, dll…

Lalu kalo biasanya pertanyaan-pertanyaan yang seperti itu muncul, lantas jawaban-jawaban apa yang kamu dapat ?. Mungkin kalo pertanyaanmu seperti itu maka hasil jawabannya bisa dipastikan seperti ini :

” Yah, karena kamu emang terlahir dengan IQ yang pas-pasan ” , ” Yah karena kamu dari keluarga miskin, makanya kamu jadi ikutan miskin ” / ” Karena kamu dari agama / ras / udah keturunan miskin ” . ( MAAF BUKAN BERMAKSUD MENYINGGUNG AGAMA / RAS ).

Yang coba aku utarakan diatas adalah sebuah contoh, bahwa menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh maka pasti akan mendapatkan jawaban yang bodoh bahkan terkadang amat sangat bodoh. Lalu kenapa bisa begitu ?. Karena pikiran manusia emang begitu. Jawaban-jawaban yang bodoh itu sebagai cara pikiran kita agar mendapat kepuasaan. Kepuasan yang semu. Dan pikiran kita akan selalu begitu,

Pertanyaan bodoh = Jawaban bodoh —> kepuasan semu ( alias mencari kambing hitam atas problem )

Lalu kita harus bagaimana ?

Kita harus bisa mengubah itu semua dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tepat.

Lalu pertanyaan yang tepat itu seperti apa ?. Pertayaan yang tepat adalah pertanyaan yang memungkinkan anda bertindak secara lebih, mampu mendorong kamu untuk ” Take Action ” dalam berupaya menggapai apa yang anda inginkan untuk permasalahan yang anda hadapi.

Dan pertanyaan yang tepat itu bisa diwakili seperti ini :

” Apa yang harus aku lakukan agar aku punya banyak uang ? ” , “Aku memang miskin, aku harus melakukan sesuatu, Apa ya ? ” , ” Bagaimana cara supaya aku bisa dicintai oleh wanita yang ku cintai ? ” . Dsb.

Ya, mulailah bertanya seperti itu. Bertanya dengan ” Apa yang harus kulakukan… ” , ” Bagaimana cara… ? ” , Alih-alih menggunakan kata kata yang bodoh. Menanyakan pertanyaan yang tepat selalu menghasilkan perbedaan. Percayalah.

Kenapa ?

Pikiran anda takkan membiarkan kamu gagal. Pikiran kamu akan membantu kamu saat membutuhkan jawaban-jawaban dari permasalahan. Maksimalkan pikiranmu dan kamu akan terkejut dengan hasilnya. Tetap latih pikiranmu dengan menanyakan pertanyaan yang tepat. Latih, latih dan latih.

Karena itulah prinsip pertama untuk mewujudkan apa-apa yang anda inginkan. Apapun itu baik untuk menggapai hal besar atau kecil. Mungkin setelah kamu membaca tulisan ini ada sebuah pertanyaan yang timbul. Yaitu

” Bagaimana pikiranku akan memberikan jawaban yang tepat jika aku tidak punya landasan ilmu atau pengalaman yang berkaitan dengan permasalahanku sendiri ? “.

Kamu tak perlu risau soal hal ini, karena yang pasti pikiranmu akan menuntun memberikan jawaban yang tepat. Oke, mari ambil contoh, kamu bertanya pada pikiranmu begini

” Bagaimana supaya aku bisa kaya dengan cepat ? ” .

Pikiranmu akan menjawab : ” Kamu harus bekerja ” .

Lalu pikiranmu bertanya lagi : ” Kerja apa yang bisa aku cepet kaya dan halal ? ” .

Pikiran kamu akan menjawab : ” Berwiraswastalah ” .

Pikiranmu bertanya lagi : ” Aku gak punya pengetahuan wiraswata, gimana nih ? ” .

Pikiranmu menjawab : ” Bertanyalah pada orang yang berpengalaman, Beli buku yang berhubungan tentang wiraswasta, Ikutlah seminar-seminar enterprenuer ” .

Yap seperti itulah kemunkinan jawaban-jawaban yang akan muncul. Jadi intinya maksimalkan 90 % bagian otakmu yang jarang kamu pakai, latihlah dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang tepat setiap saat. Dan bila sudah kamu kuasai maka kesuksesan sudah ada digenggamanmu.

Amin…….


3 comments

  1. Mas arief aku ngasih komentar ya ke postinganmu, tapi jangan tersinggung ya……
    wah….artikel yang bagus buat membangun pikiran sukses, tapi sayang pikiran sukses tidak akan mengubah apapun hanya mengubah cara pandang hidup kita. Yang bisa membuat kita sukses menurutku hanya menerapkan kebiasaan sukses. Pengetahuan yang kamu dapat dari berbagai sumber mengenai kebiasaan sukses, kamu jadikan kebiasaan dalam hidupmu.
    Tapi apa yang di cari dalam kehidupan hanyalah sukses soal materi????kalo jawabannya iya, pasti pertanyaan seumur hidupmu sekitar ” Kenapa ya kok gue bodoh ? ” , ” Kenapa ya kok gue miskin ? “, ” Kenapa ya kok gue gak ada yang suka “. “Mengapa gue bukan orang yang kaya ?, dll…
    Apa ya kamu g tahu kalo untuk menjadi sukses itu g harus pinter??,kalo kita bisa membiasakan diri dengan kebiasaan sukses, kemungkinan kita akan sukses secara financial. Setelah sukses secara financial kamu pasti ga akan mengalami kemiskinan. Nah sekarang setelah km sukses pasti akan muncul pertanyaan laen yang lebih bodoh, pertanyaan tersebut a.l. kok aq g bs punya mobil BMW seri terbaru ya??kok aq g bisa punya rumah mewah ya???kok aq g bisa punya perusahaan sendiri yang besar ya???karena kita harus sadari kalo sifat manusia adalah g pernah puas akan apa yg dia miliki.
    Ukuran sukses itu bukan secara materi, dengan mensyukuri apa yang kita dapat karena kerja keras kita, itu malah lebih menentramkan hati kita. Hidup kita panjang mas arief dan Cuma sekali, jangan kita gunakan untuk terus berpikir tentang kesuksesan. Kebahagiaan hidup yang sebenarnya lah yang harus kita cari. Tapi jangan lupa juga di jaman sekarang kalo g sukses secara financial hidup kita g akan seindah yang kita inginkan. Lakukan kebiasaan sukses, dan berhentilah berpikir untuk sukses mengejar mimpi, apa yang kita dapatkan dengan kerja keras harus kita syukuri dan jangan pernah mengeluh akan apa yang kita peroleh dalam hidup kita.
    Kalo masalah ” Kenapa ya kok gue gak ada yang suka? “. Kalo kita berbuat baik, kyknya akan banyak yg suka. Nah kalo masalah ce itu pertanyaan yang sulit…..rasa suka itu g bisa dipaksakan, terima keadaan kayaknya lebih baik dech mas arif, hee…..jodoh ditangan tuhan mas arif . Tapi kadang kita harus juga memilih, kita mau sukses financial apa pengin habisin waktu hanya mikirin soal ce aja….kadang untuk mendapatkan sesuatu kita harus kehilangan sesuatu. Kita tinggal milih, milih hidup sukses apa berekplorasi dengan berhubungan dengan lawan jenis kita.
    Pokoknya kalo menurutku kita sebagai seorang laki2, kita harus mikirin masa depan dulu baru mikirin ce. Aku punya pertanyaan dan jawaban yang lumayan baik buat kita sebagai co :
    Kenapa pria lebih cepet bungkuk dari pada wanita???jawabannya: karena seorang pria mempunyai beban yang lebih berat dalam keluarga.
    Kenapa seorang pria lebih cepet mati dari pada wanita???jawabannya: karena seorang pria lebih memikirkan kehidupan keluarganya..
    Nah sekarang apa yang harus kita lakukan??????berusahalah menjadi co yang bisa diandalkan untuk keluargamu (istri, anak dan orang tua mu)
    Terus lah berjuang untuk sukses, dan hentikan bermimpi untuk sukses..
    Sory ya kalo tersinggung……

  2. thanks buat koment mas agus.
    terus terang memang sukses bukan cuma soal materi, bodoh namanya kalo berfikir begitu.
    artikel saya diatas bertujuan agar kita berhenti menanyakan pertanyaan bodoh yang membuat kita semakin gak maju (bukan berarti tidak bersukur atas semua).
    well,saran mas agus malah mirip artikel yang layak dimuat di blog saya.. dan terima kasih ya..

  3. catatan buat orang miskin :
    1. tercatat sebagai penerima zakat (QS. 9:60)
    2. mencintainya adalah kunci surga
    Nabi bersabda :”Segala sesuatu (itu) ada kuncinya, dan kunci surga adalah mencintai orang-orang miskin.” (HR. Ad Daruquthni dan Ibnu Hibban)
    mencintai orang-orang miskin bukan berarti anda harus melestarikan kemiskinan mereka, tetapi sebaliknya anda harus membantu mereka keluar dari kemiskinan tersebut agar tercukupi segala kebutuhannya.
    ada peristiwa yangmenarik yang berkaitan dengan ayat alQuran sbb: “kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sedungguhnya allah mengetahuinya.” QS 3:92
    3. doanya mudah terkabulkan
    orang-orang miskin dengan orang teraniaya biasanya memiliki pengertian sejalan, karena orang-orang miskin itu dalam hidupnya sering kali dipandang hina, dicemooh, ditelantarkan oleh masyarakat sekitar, atau bahkan ia menjadi miskin karen ulah orang-orang kaya yang sengaja menganiaya dan membiarkan mereka. nah kalu memang demikian simak pesan Rasulullah saw saat mengutus Mu’adz ke Yaman
    “Takutlah kamu doa orang-orang yang teraniaya sebab tidak ada penghalang diantara doanya dan Allah (yakni mudah dikabulkan).” HR Bukhari.
    “takutlah doa orang-orang yang terzhalimi karena sesungguhnya doanya itu naik sampai kelangit seakan-akan seperti percikan api”
    “takutlah doa yang terzhalimi, sekalipun ia kafir, sebab sesungguhnya tidak ada tabir yang menghalangi doanya.”
    “diriwayatkan dari Muadz ra: ‘Aku diutus oleh Rasulullah saw. baginda bersabda, ‘Engkau akan menghadapi ahli kitab, oleh karena itu, dakwahilah mereka supaya mengucap dua kalimat syahadat. jika mereka menerimadua kalimat syahadat tersebut, ajarkanlah mereka bahwa Allah mewajibkan kepada mereka mendirikan sholat lima waktu sehari semalam. sekitanya mereka tetap menaati perintah tersebut, ajarkanlah pula bahwa Allah mewajibkan kepada mereka agar mengeluarkan zakat. jika mereka tetap menaatinya, beri tahu mereka supaya berhati-hati terhadap harta mereka dan takutlah doa orang yang teraniaya karena doa mereka adalah mustajab.” (HR. Bukhrori, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i, Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad dan ad Darimi).

    Tak usah gelisah bila rezekimu datang esok hari/terlambat.
    “Jika allah menimpakan sesuatu kemudhorotan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, makatak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hambaNya dan Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS 10: 107.

    “Telah pasti datangnya ketetapan Allah maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.” QS. 16:1


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s