Merevisi ” banyak jalan menuju Roma “

” Banyak jalan menuju Roma “.

Aku yakin kamu pernah mendengar kalimat itu. Mustahil kalo kamu lum pernah mendengarnya. Dan kita pun sudah tahu bahwa arti kalimat itu adalah banyak jalan menuju kesuksesan. Tapi apa memang benar begitu ?.

Saya sendiri sebenarnya agak mempertanyakan kalimat itu. Apakah kalimat itu dibuat hanya untuk memotivasi kita agar kita sanggup sampai ke Roma ?. Agar terbangun motivasi yang kuat di diri kita. Terlepas kita sampai ke Roma atau tidak.

Pernahkah kamu membaca kisah hidup orang sukses ?. Saya yakin kamu juga pernah membacanya entah tokoh sukses yang dimaksud itu siapa. Saya juga sering membaca kisah-kisah kesuksesan seperti itu, entah kisah pendiri Mc Donald, Thomas Alfa Edison, Pendiri microsoft ( Bill Gates ) dan sebagainya. Atau mungkin kamu pernah membaca iklan yang menawarkan tentang metode instan meraih income besar, dan setiap iklan itu tertulis bahwa mereka telah bekerja sekian tahun mereka baru sukses dan menemukan metode sukses mereka.

Lalu apa yang bisa kamu petik dari kisah hidup mereka ?. Pelajaran apa yang bisa kamu ambil ?.

Jawabannya pasti adalah mereka mulai dari NOL, mereka bekerja keras, membanting otak, mengalami kegagalan demi kegagalan dan yang paling penting mereka semua perlu waktu yang cukup lama untuk sukses.

Jika kamu masih ragu, coba kamu cari lagi kisah sukses yang lain. Dan pasti kamu akan mendapatkan kisah yang tak jauh beda. Saya yakin itu. Lalu jika mencocokkan dengan moto ” Banyak jalan menuju Roma ” apakah sesuai ?.

Kalau menurutku jawabannya adalah ” tidak sesuai “. Karena jalan sejati menuju roma cuma satu. Yaitu dengan mengalami hal-hal seperti kisah-kisah sukses diatas. Kita harus mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, mengalami kegagalan demi kegagalan.

Ya, cuma jalan itu satu-satunya ( jalan yang sejati ). Jika kita menggunakan jalan itu dan jika kita sampai pada tujuan, kita bisa mempertahankannya dalam waktu yang lama, kita bisa menghargai jerih payah kita sendiri. Memahami bahwa untuk meraih sesuatu yang besar adalah tidak mudah. Tidak ada jalan yang lain selain itu.

Maka revisi dari kalimat ” Banyak jalan menuju Roma ” adalah ”  Hanya ada satu jalan menuju Roma “.


One comment

  1. Banyak jalan menuju ke Roma, itu sebuah ungkapan yang cocok bagi orang-orang pekerja keras dan tak mau menyerah dengan keadaan. Tapi kalau sesorang tersebut tipe yang mudah mneyerah dalam hisup ini kata2 tersebut tidaklah cocok bagi dia. Btw salam kenal mas, kunjung balik ya kerajaan saya😉 tq….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s